Roman adalah kunci-kunci bersalut darah
yang digunakan untuk membuka pintu hati
agar ianya akan mati di dalam cinta
kerna cinta itu adalah fana yang melekakan
para insan yang benar-benar merasakannya
Roman adalah cebis-cebis memori lampau
menjadi santapan mereka yang terlalai
dengan kemanisan rindu yang memedihkan
namun demi berahi akan rasa cinta
maka kami sedia mengucupnya dengan air mata
Roman adalah bisikan suara para kekasih
bak meniup seruling buluh yang lunak bunyinya
ianya bernada dengan melodi kemanjaan
dan keanak-anakan dua insan yang bercinta
sedang mereka pula merasa cukup puas
Roman adalah kisah pungguk merindu bulan
kesunyian telah lama memakan jiwa kami
para huruf-huruf yang bisu inilah yang memahami
akan lara yang tidak mahu diceritakan
ianya adalah satu rahsia dan ia sangat pemalu
Romansa pula adalah penantian yang memenatkan
kerna kami terlalu bodoh untuk mengerti
bahawa cinta jua adalah gunung harapan
yang tidak bisa mati sekalipun di atas sedar
sekalipun di atas sedar
sekalipun di atas sedar bahwa hajat kami tiada erti
No comments:
Post a Comment