Thursday, July 23, 2015

Ehwal Hati

Bismillahirrahmanirrahim
Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad, Wa Ala Aali Wa Sohbihi Ajma'in.

i.
Ketahuilah, hati itu tempat berkumpulnya hakikat sifat diri insan
adalah hati itu juga, tempat letaknya segala hikmah akal, dan ihsan
ia berbicara tanpa perlu bahasa ataupun suara
ia hadir, tanpa perlu disedari atau dilihat dengan zahir
seperti angin yang terasa dinginnya, namun tidak terlihat dzatnya
itulah hati, yang bisa menyambung antara dua insan, ibarat mereka satu
walhal ia duduk pada bekas yang terasing, dalam jasad yang dua

ii.
Justeru, ruh yang berpaling dari hatinya sendiri, malah, tak mengenali
dialah yang hidup di dalam kematian, jua mati di dalam penghidupan
kerna telah terpisah dari kebenaran, hari-hari berlalu hanyalah angan
dirinya bermimpi di dalam jaga, dirinya berkhayal di alam nyata
ibarat sebuah pepatah; bisakah sehelai daun menutup bagi kita--
--seluruh bumi? ia bisa, jika diletak menempel pada kedua-dua mata
ternyata akan gelap seisi alam bagi dirinya

iii.
Pada hati inilah bukti dan intinya sifat kehambaan si makhluk
secara zahir, dengan pancaindera, ia bisa berbuat sebagaimana suka
ia bisa mendaki setinggi pujian dunia, atau menggenggam seluas harta
namun pada hatinya, ia tiada mampu berkuasa, tidak punya perkasa
terbukti, kerna sedang kehangatan cinta cuma, tidak mampu dikawalnya
demi melindungi hati, berubahlah kepada abid, ia wajib menurut dengan taat
jika peraturan telah dilanggar, pasti akan membuat hati mudarat

iv.
Hati adalah inti kehambaan, maka sudah tentu, pasti ada Tuan
Yang Menguasai, Yang Membolak-balikkan hati insan
hati ini adalah dari cintaNya, hukumNya adalah sutera, penghias hati
pada diri insan ada ikatan yang tiap saat menyambungnya kepada Tuhan
si hamba (hati), tidak mampu hidup tanpa Tuan (ALLAH SWT)
kenalilah ehwal hati, layanilah keperluan hati, demi mengenal erti hidup
kerna telah ramai yang mati ketika jantung masih berdegup


.wallahu'alam

No comments:

Post a Comment