Kuburlah jasad ku di pepasiran ini
Di tepi pantai, lautnya menatap mentari
Saat ia terbit dan terbenam di ufuk
Telah ku tinggal kekasih
Harta, dan nama; Segala yang murah
Yang tinggal hanya panji bangsaku
Telah ku hunus pedangku, ku angkat tinggi
Ku libas kanan ke kiri
Tiada sesaatpun, menjadi sesalanku
Selagi kaki ku memijak tanah ini
Tapaknya mencium pantai bangsaku
Tikamlah jantung ini di hadapan kekasihnya
di hadapan kekasihku
Melihat tangisannya, aku akan tetap tersenyum
Agar dia turut tersenyum
Maka kuburlah jasad ku
Di sini, di Tanah Cinta Bangsaku.
No comments:
Post a Comment