Tuesday, April 1, 2014

Kekasih Selamanya

Jika ku ukir perlahan, wajah mu
senyum mu, tawa mu,
Jika ku nukil perlahan, suara mu
manja mu, ria mu,
Hanya kertas air matalah hasilnya
Sehingga walau dikeringkan
di bawah mentari, di atas padang pasir
Hanya air mata jua yang mengalir

Rindu tidak akan berakhir buat cinta
Kerna cinta itu sifatnya rindu dan kasih
Jika ingin meludah rindu pergi,
demi menolak segala pedih perpisahan
Maka, ludah sekali percintaan itu.

Namun, apakah bisa?
Sedang begitu indahnya cinta itu
Jika ia adalah minuman, maka ia saja
yang bisa membasahi tekak ku.

Jika aku melangkah maju, setiap tapak
ini berukir memori mu,
Jika aku memandang jauh, setiap tatap
ini terlihat hanya diri mu,
Biarlah jika begitu,
biarlah masa berlalu -- hari merindu
Asalkan jangan berakhir
Segala indah cinta denganmu.

Walau hanya dalam kotak hati
dalam angan dan mimpi
Itu lebih indah, itu lebih indah
itu jauh lebih indah
Kerna ramai kekasihku
namun kau kekasih selamanya
untukku.

No comments:

Post a Comment